• Breaking News

    Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

    Noynoy, Bintang Baru Politik Filipina


    Glest Radio — Dengan pecahan peluru masih bersarang di leher, orangtua sebagai pahlawan nasional, dan status lajang, Benigno ”Noynoy” Aquino (49) tidak bisa disebut sebagai kandidat presiden yang biasa-biasa saja. Setelah mengumumkan pencalonan dirinya, Noynoy dengan cepat menjadi bintang di dunia politik Filipina.

    Noynoy menuturkan, tidak pernah ada niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden sampai dia melihat lautan manusia yang menunjukkan rasa cinta kepada keluarganya saat ibunya, mendiang Presiden Corazon Aquino, meninggal pada bulan lalu.

    Sebelum sang ibu meninggal, Noynoy adalah politisi yang tidak menonjol. Prestasinya selama 11 tahun menjadi anggota parlemen juga tidak besar.

    Dia lebih dikenal sebagai mantan kekasih wartawan televisi, Korina Sanchez, dan saudara bintang televisi, Kris Aquino. Gosip yang beredar kini justru, apakah Noynoy akan mengakhiri masa lajangnya jika dia menjadi presiden.

    Noynoy lahir pada 8 Februari 1960 dari keluarga kaya dan klan politik berpengaruh di Filipina. Setelah menyelesaikan pendidikan ekonomi di Ateneo de Manila University, Noynoy menghabiskan 17 tahun berikutnya bekerja paruh waktu bagi ibunya. Dia juga menjadi tenaga sukarela untuk komunitas miskin di Filipina.

    Hari-hari yang hiruk-pikuk mewarnai hidup Noynoy semasa Cory Aquino berkuasa setelah menumbangkan diktator Ferdinand Marcos tahun 1986. Saat itulah, Noynoy memperoleh peluru di lehernya.

    Saat dalam perjalanan ke Istana Kepresidenan Malacanang tahun 1987, sekelompok tentara sayap kanan menyerang mobilnya. Sebuah ledakan granat menewaskan tiga dari empat pengawalnya. Noynoy sendiri diterjang lima peluru. Salah satu pecahan peluru itu masih bersarang di lehernya hingga kini.

    Noynoy memenangi kursi Majelis Rendah tahun 1998 melalui Partai Liberal dan menjabat selama tiga periode, lalu bergabung dengan senat tahun 2007. Selama menjadi anggota parlemen, sosok Noynoy dikenal bersih dan berperilaku baik.

    Rekam jejaknya yang bersih itu, menurut mantan Menteri Keuangan Cesar Purisima, akan jadi modal politik Noynoy untuk memenangi dukungan dari kalangan akar rumput Filipina.

    ”Jika Anda adalah orang baik, Anda akan menarik orang baik dan negara ini akan melangkah maju,” kata Purisima.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Feng Shui

    Otomotif

    Promo