• Breaking News

    Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

    Sejarah Islam Tangerang Terpapar di Mesjid Jami Kali Pasir

    GlestRadio.com - DOKUMEN paling tua yang dipegang H. Sadelli, Ketua RW 04 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, menyebutkan pendirian Mesjid Jami Kali Pasir di wilayahnya dilakukan tahun 1700 atau abad ke-17. "Mesjid ini berperan besar dalam pengenalan Islam di Tangerang," katanya.

    Ketua RW sekaligus tokoh masyarakat ini, dianggap warga setempat sebagai warga yang paling paham sejarah Mesjid Kali Pasir. Sejarah tersebut didapatkannya secara turun temurun keluarganya, yang tak pernah keluar dari lingkungan Kali Pasir.



    "Dulu waktu KH Soleh Ali masih hidup, hanya ada 2 mesjid di sekitar sini yang dipakai Shalat Jumat, Mesjid Kali Pasir dan Mesjid Al-Muawanah di Gang Perintis, berubah setelah ada Mesjid Agung," jelasnya.

    Dikisahkannya Mesjid Kali Pasir terakhir dipugar pada tahun 2002 untuk memperkokoh bangun tetapi berusaha mempertahankan bentuk asli mesjid. Misalnya bentuk kubahnya, bentuk menara dan 4 tiang kayu jati yang telah berusia ratusan tahun tersebut.

    "Dulu waktu pemugarannya, ternyata ada tiang yang menggantung atau tidak kena bumi lagi," jelasnya.

    Kala itu banyak warga yang takjub bagaimana bangunan mesjid tersebut, masih tetap berdiri walau dengan tiang penyangga yang menggantung. Padahal pondasinya hanya berupa pasir dan batu kali saja. Kejadian itu karena kuasa Allah.

    Kini setiap tiang kayu tua yang sebagiannya sudah dimakan usia diperkuat dengan empat buah besi sekeliling yang telah dilas membantu menopang bangunan mesjid. "Tiang-tiang itu masih dipertahankan sampai sekarang, karena menjadi ciri mesjid ini," katanya.

    Dijelaskannya bentuk kubah mesjid ini hampir mirip dengan kubah, yang ada di Mesjid Kebon Jeruk salah satu mesjid tertua di wilayah itu. Namun ia tidak dapat memastikan pertalian sejarah dari mesjid tersebut, walau keduanya sama-sama dibangun dekat sungai sebagai alat transportasi utama kala itu.


    Arakan Perahu
    Oleh karenanya untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 15 Pebruari nanti, Mesjid Jami Kali Pasir menggelar budaya arakan dengan miniatur perahu. Sebagai simbol tibanya para sesepuh Islam di Kota Tangerang, menggunakan perahu di pinggir Sungai Cisadane.

    "Budaya ini dimulai sejak tahun 1926, mengisi perahu dengan berbagai buah-buahan," jelasnya.

    Hal lain yang unik diajarkan dalam bentuk bangunan Mesjid Kali Pasir, adalah bentuk saf yang miring dibandingkan arah bangunan.

    Dikatakan H. Sadeli, jika saf miring sudah sejak awal pembangunan mesjid, karena toleransi akan batas rumah-rumah orang lain di sekitarnya. "Karena jika dibangun sesuai arah kiblat, maka rumah lain akan terbongkar, maka Islam mengajarkan agar kita bertoleransi. (Liputan : Fanzy Ucul)

    2 komentar:

    Feng Shui

    Otomotif

    Promo