• Breaking News

    Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

    Pemprov DKI Tetap Melarang Truk Melintasi Tol Dalam Kota

    TANGERANG GlestrRadio.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergeming atas ancaman Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang berencana melarang semua truk melintas di kota tersebut, khususnya Jalan Raya Serpong mulai hari ini.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono mengatakan, kebijakan Pemprov DKI melarang truk melintas di tol dalam kota sudah tepat. Karena, telah berdampak positif dan berhasil mengurai kemacetan di Ibu Kota.

    Dia meminta pemerintah Tangerang Selatan mengalah dengan menyesuaikan jam operasional kendaraan yang melintas guna mengurangi kepadatan arus lalu-lintas di Jalan Raya Serpong.

    “Kebijakan itu sudah tepat. Sebelumnya laju kendaraan di wilayah Tomang mencapai 19,4 km perjam, kini hanya 35 km perjam,” kata Udar di kantor Walikota, Selasa (24/5/2011).

    Ditambahkan Udar, saat ini truk yang melintas di tol dalam kota pada malam hari rata-rata mencapai 1.736 unit per jam, jauh lebih banyak dari sebelumnya yang hanya 1.500 unit perjam.

    “Kami ingin sosialisasikan agar para pengusaha truk  beroperasi di malam hari,” terangnya.

    Senada dengan Udar, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Royke Lumowa mengatakan, kebijakan melarang truk melintas di tol dalam kota banyak berdampak positif dibanding negatifnya sejak diterapkan dua pekan lalu.

    “Kami menyadari dampak negatif kebijakan itu kemacetan parah di Serpong dan Cilincing. Itu jadi tanggung jawab kami. Karena derita Serpong adalah derita kami juga,” ungkapnya.

    Dia berharap, Airin dapat memikirkan kembali kebijakannya melarang truk melintas di Kota Tangerang Selatan, khususnya di Jalan Raya Serpong agar arus lalu-lintas tidak tersendat dan tetap bisa berjalan normal di Ibu Kota.

    Sebelumnya, Airin mengancam akan melarang semua truk melintas di Jalan Raya Serpong sebagai aksi balasan atas kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang melarang truk melintas di tol dalam kota.

    “Terus terang kami keberatan dengan kebijakan itu. Di sini kami juga berusaha mengurai kemacetan,” tegas Airin.

    (abe)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Feng Shui

    Otomotif

    Promo