• Breaking News

    Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

    Lokasi Jalan Sistem Genap-Ganjil

    Jakarta, Glest Radio.com - Ruas jalan "3 in 1" akan menjadi lokasi uji coba pembatasan kendaraan melalui nomor polisi (nopol) ganjil genap yang akan diterapkan Pemprov DKI Jakarta. Nantinya kebijakan ini diberlakukan pada hari Senin dan Jumat.

    Adapun ruas jalan 3 in 1 itu meliputi Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Pintu Besar Utara, Jalan Hayam Wuruk, dan sebagian Jalan Gatot Subroto. Melalui penerapan kebijakan ini, jumlah kendaraan yang melintas di ruas jalan protokol akan susut sekitar 50 persen per hari.


    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengatakan dipilihnya lokasi ini lantaran jalur 3 in 1 banyak yang telah beriringan dengan dengan jalur Bus Way. Sehingga, untuk kendaraan lain yang kebetulan tidak boleh melintas saat itu akan disediakan jalan alternatif.
    "Untuk kepastian saya masih harus lakukan pemaparan terlebih dahulu di hadapan gubernur. Namun rencana awalnya demikian," kata Pristono di Jakarta, Kamis, 23 Juni 2011.

    Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Royke Lumowa, mengatakan, rencananya uji coba kebijakan tersebut akan dilakukan Agustus 2011. "Semoga bisa direalisasikan pada akhir bulan Oktober 2011," ungkapnya.

    Kedepannya, kata Royke, kebijakan ini juga harus dibarengi dengan adanya pemberlakuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Elektronik, agar memudahkan pengawasan dalam penerapan sistem ganjil-genap.

    "Jika sudah ada STNK Elektronik, maka orang tidak akan bisa memodifikasi pelatnya. Karena sudah terekam dalam chip nomor platnya. STNK elektronik itu akan tertempel dengan kendaraan. Kalau dia melintas pasti akan terdeteksi ganjil-genapnya oleh alat sensor," jelasnya.
    Alternatif ERP
    Seperti diketahui pembatasan kendaraan melalui sistem nomor polisi ganjil genap rencananya akan diujicobakan saat penyelenggaraan SEA Games yang berlangsung November mendatang di Jakarta. Namun, rencana uji coba ini masih menunggu persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta.
    Kebijakan ini sebagai alternatif selama Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar masih dalam proses persetujuan pemerintah pusat.

    Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengungkapkan, bahwa banyak cara dapat dilakukan untuk mengurai kemacetan. Tapi, semua itu dapat berlangsung dengan baik jika pengawasannya diperhatikan.

    Berdasarkan perhitungan Dirlantas Polda Metro Jaya saat ini sampai akhir Desember 2010, sebanyak 11.362.396 unit kendaraan terdiri 8.244.346 unit roda dua dan 3.118.050 roda empat beredar di Jabodetabek.
    Untuk roda empat, pertumbuhan rata-rata per hari di Jakarta saja mencapai 240 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 890 unit per hari. Dari jumlah ini, data Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebutkan sekitar 5,6 juta kendaraan diantaranya merupakan kendaraan asal Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek) yang setiap harinya masuk ke wilayah ibu kota.

    1 komentar:

    1. Emang Gampang bikin konsep dan sebagainya, tapi penerapannya, biaya dari mana tuh..., kalau punya cara yang jitu atuh...

      BalasHapus

    Feng Shui

    Otomotif

    Promo