• Breaking News

    Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

    Tambahan Kuota Haji Hanya 10 Ribu

    Jakarta - Glest Radio .com - Lobi pemerintah Indonesia ke kerjaaan Arab Saudi untuk meminta tambahan kuota haji musim 2011 tidak sempurna. Mereka gagal memperjuangkan permintaan kuota tambahan sebesar 27 ribu. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag), Minggu (11/9) memastikan bahwa Indonesia hanya mendapatkan tambahan kuota sebesar 10 ribu.

    Urusan lobi melobi ini dijanlankan langsung oleh Menag Suryadharma Ali (SDA). Bersama jajaran eselon satu Kemenag, dia langsung terbang ke Saudi sejak Minggu (4/11) lalu. Usai tiba dari Saudi kemarin, SDA langsung mengumumkan hasil permohonan penambahan kuota haji 2011.

    "Urusan tambahan kuoata ini, kita termasuk cerewet," jelas Ketua Umum DPP PPP itu di ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Selain memparkan progras penambahan kuoata, SDA juga memaparkan kesiapan akhir penyelenggaraan haji 2011.

    SDA menuturkan, penambahan kuoata ini menggenapi total kuoata jamaah haji Indonesia mencapai 221 ribu orang. Sebelumnya, kuota definitif jamaah haji Indonesia sesuai rapat OKI (Organisasi Konferensi Islam) adalah 211 ribu uorang. Dibagi 194 ribu kursi untuk jamaah reguler dan 17 ribu kursi untuk jamaah haji khusus atau ONH (Ongkos Naik Haji) Plus.

    Tambahan kuota haji ini lantas dipecah lagi. Untuk jamaah haji reguler mendapat jatah 7.000 kursi, sedangkan jatah jamaah haji khusus sejumlah 3.000 kursi. SDA menuturkan, mulai hari ini (12/9) Kemenag bakal memecah-mecah tambahan kuoata tersebut.

    SDA menegaskan, tambahan kuoata itu bakal diprioritaskan untuk provinsi-provinsi dengan daftar tunggu atau waiting list yang panjang. Diantaranya adi di Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Di tiga provinsi ini, kursi keberangkatan haji untuk tahun 2020 saja sudah ledes.

    Pertimbangan selanjutnya adalah prioritas umur calon jamaah haji (calhaj). SDA mengatakan, setelah dibagi per provinsi, lalu bakal dipilah lebih spesifik lagi sesuai umur jamaah. "Prioritas kami adalah jamaah di atas 60 tahun," kata dia. SDA mengingatkan, jamaah di atas 60 tahun yang masuk daftar tunggu, berpeluang haji tahun ini asalkan hanya mau berangkat haji dengan satu pendamping saja.

    Selain mengembalikan lagi ke daerah kuota tambahan, Kemenag juga bakal mengembalikan lagi sisa kursi kosong jamaah haji yang tidak melunasi BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji). Seperti diketahui, tahun ini ada 2.582 jamaah tidak melunasi BPIH.

    SDA berharap, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag bisa mengupayakan menutup kursi kosong tersebut. Jika tidak juga terisi, SDA menegaskan wewenang kursi kosong itu menjadi wewenang penuh Menag. Dia masih belum mengatakan batas atau deadline bagi Kanwil Kemenag mencari jamaah baru untuk menutup kursi kosong tersebut. Diagendakan, hari ini Kemenag sudah menetapkan jadwal tersebut.

    SDA juga tidak menampik kabar menumpuknya proposal pengajuan calhaj untuk mengisi kursi kosong dari calhaj yang tidak melunasi BPIH. Namun, dia tidak mengeluarkan jumlah pasti proposal tersebut. Proposal pengajuan itu selain berada di menja menteri, juga ada di Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), serta pejabat lainnya. SDA menegaskan, proposal-proposal itu bakal digunakan jika kanwil sudah tidak bisa menutup kursi kosong.

    Selain urusan kuoata haji, SDA kemarin juga menuturkan tentang hasil akhir kesiapan pemondokan. Catatan dari Kemenag menyebutkan, tahun ini sudah disiapkan 319 pemondokan dengan total kapasitas 202.016. Pemondokan ini tidak diperuntukkan bagi jamaah haji khusus.

    Dari jumlah pemondokan tersebut, 93 % berada di radius 2 KM dari Masjidil Haram. Dan sisanya sebesar 7 % berada di radius lebih dari 2 KM sampai 2,5 KM dari Masjidil Haram. Seluruh pemondokan itu dibagi menjadi 71 maktab. Untuk pengundian maktab atau disebut juga qur?ah bakal digelar 14 September mendatang di Jakarta. Seluruh Kanwil Kemenag bakal hadir untuk melotre posisi maktab.

    SDA menghimbau, bagi calhaj yang sudah melunasi BPIH untuk mempersiapkan diri dan menjaga kesehatan. Selain itu juga dihimbau untuk meningkatkan stamina dan ketahanan tubuh.

    Bagi jamaah yang memiliki penyakit kronis, diminta untuk selalu mengecek dan konsultasi kesehatan dengan dokter di daerah masing-masing sebelum berangkat. "Jamaah haji juga kita himbau untuk hati-hati dalam menjaga barang-barang pribadi," pungkas SDA. (wan)

    1 komentar:

    1. Wah Kurang Banyak tuh kuota haji 2011.., kok bisa...!!

      BalasHapus

    Feng Shui

    Otomotif

    Promo