• Breaking News

    Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

    Alasan Kuat, Jamaah Haji Bisa Mutasi Kloter

    Glest Radio . com - Banyak seat atau kursi kosong di pesawat yang membawa pulang jamaah haji Debarkasi Surabaya ternyata banyak dimanfaatkan untuk jamaah di luar kloter untuk kembali ke Tanah Air lebih cepat. 

    Jumlah anggota kloter jamaah haji saat pemulangan berbeda denagn keberangkatan. Fatchul Arief Humas PPIH Embarkasi Surabaya mengatakan hal itu disebabkan karena sewaktu pulang, banyak jamaah mutasi yang masuk. 

    Fatchul mencontohkan kloter 1 yang ketika berangkat mengangkut 439 orang. Otomatis, ada 6 kursi kosong. Sebab, setiap kloter seharusnya diisi 445 jamaah. Saat kepulangan kloter 1, ada 1-3 jamaah mutasi yang menempati kursi kosong tersebut, satu diantaranya adalah Indartato Bupati Pacitan. 

    "Contohnya Bupati Pacitan yang mutasi ke kloter 1. Tapi harus ada alasan. Kalau Bupati beralasan karena pekerjaan, ada tamu-tamu dan proyek-proyek yang ditandatangani," ujar Arief , Rabu (16/11/2011). 

    Menurut Arief, tidak semua jamaah diizinkan untuk mutasi ke kloter lainnya. Meski ada kursi kosong, tapi jamaah mutasi harus memiliki alasan yang menguatkan. Rata-rata mereka yang mengajukan mutasi berdalih karena pekerjaan. 

    Kursi kosong itu memang disediakan untuk pemulangan jamaah. Namun, tidak semua kloter memiliki kursi kosong. Sejauh ini, kata Arief, belum ada persoalan untuk pemulangan jamaah haji asal Debarkasi Surabaya. 

    Hingga saat ini, sudah ada 35 jamaah asal Jawa Timur yang meninggal selama di Tanah Suci. Tiga orang masih dirawat di rumah sakit Mekkah, sebagian besar karena gangguang pernafasan.(git/SuaraSurabaya)

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Feng Shui

    Otomotif

    Promo