• Breaking News

    Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

    Polisi Kejar Pengunggah Foto Palsu Korban Sukhoi

    JAKARTA - Glest Radio.com - Lantaran mengunggah foto korban kecelakaan dari sebuah situs, seorang berinisial YS dalam pengejaran Kepolisian RI. YS mengunggah foto palsu yang disebutnya sebagai korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100.


    Karena perbuatannya foto yang beredar lewat BlackBerry Messanger dan jejaring sosial itu meresahkan warga. YS mengunggah foto palsu yang disebutnya sebagai korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100. Karena perbuatannya foto yang beredar lewat BlackBerry Messanger dan jejaring sosial itu meresahkan warga. -- Boy Rafli Amar "Karena merugikan masyarakat dan keluarga korban, kami akan lakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap YS," tutur Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar, Minggu (13/5) di Rumah Sakit Polri Sukanto, Jakarta Timur.


    Foto yang diunggah YS merupakan korban kecelakaan pesawat Air Blue asal Pakistan. Ketika mengunggah foto tersebut, YS menyebut bahwa mereka korban kecelakaan pesawat Sukhoi. Namun belum ada penjelasan mengenai identitas YS lebih jauh.


    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Roy Suryo mengatakan YS mengambil foto tersebut dari situs Brazil. Isi situs tersebut mengenai korban kecelakaan darat, laut, dan udara. Sangat memungkinkan bagi siapa saja mengunggah foto di situs itu untuk kepentingan apapun. Hasil penelusurannya, YS menutup akun twitternya sendiri pada hari Sabtu (12/5/2012) malam. Namun demikian Roy mengaku sudah memiliki rekam jejak YS. Jika dibutuhkan dia siap membantu kepolisian untuk memberikan data mengenai YS. Dia meminta siapa pun agar tidak menyalahgunakan teknologi informasi. Sebab sudah ada undang-undang yang mengatur mengenai hal itu.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Feng Shui

    Otomotif

    Promo