• Breaking News

    Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

    Gaji Petugas Kebersihan Di Kota Tangerang Dibawah UMK


    GlestRadio.com - Kota Tangerang - Petugas kebersihan Kota Tangerang mendapatkan gaji dibawah Upah Minimum Kota (UMK). Padahal, Pemerintah Kota Tangerang menyepakati UMK 2013 sebesar Rp 2,2 juta.

    ''Paling banyak Rp. 1.900 ribu,'' kata Iwan salah satu petugas kebersihan Kota Tangerang, Kamis (28/2). Warga Desa Bojong, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang itu mengatakan, untuk mendapatkan gaji Rp 1.900 ribu sangat sulit.

    Menurutnya, petugas kebersihan sepertinya tidak selalu bisa masuk setiap hari. Kemungkinan paling besar mendapat Rp 1.600 ribu dengan per hari Rp 70 ribu. ''Dibayarnya perbulan,'' ujarnya.

    Iwan mendapat tugas membersihkan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kali Pasir, dan Robinson dekat Polres Metro Tangerang. Iwan bekerja dari jam tujuh pagi sampai jam empat sore. Sebelum pulang pun harus tanda tangan ke kantor Dinas Kebersihan di Kecamatan Neglasari.

    Iwan mengharapkan agar Pemerintah Kota Tangerang bisa menambah gaji petugas kebersihan.  ''Kerja bersihin kota itu berat,'' katanya

    Petugas lainnyaYusuf mengungkapkan,  petugas kebersihan juga pernah diminta lembur, tapi tidak ada gaji tambahan. ''Kita hanya dikasih makan sekali sama rokok,'' katanya

    Setiap lembur, Yusuf bekerja mulai jam tujuh pagi sampai jam 12 malam. Istirahat hanya diberikan siang untuk makan, dan setelah magrib. Yusuf mengharapkan, pemerintah bisa meninjau kembali gaji petugas kebersihan. ''Setidaknya UMK Kota Tangerang. Kalau sekarang kan di bawah UMK,'' katanya

    Saat ini, Iwan dan Yusuf kebingungan ketika ditanya mengenai asuransi kesehatan. Mereka mengaku tidak mendapatkan fasilitas tersebut, kalau sakitpun mereka masih mengandalkan obat warung. ''Kita warga Kabupaten, tapi kan kita kerja di Kota, mau nya sih ada asuransi,'' katanya. 

    Reporter : wahyu syahputra
    Redaktur : A.Syalaby Ichsan


    Sumber : Republika

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Feng Shui

    Otomotif

    Promo