• Breaking News

    Dengarkan Glest Radio 774 AM - Tangerang ...::...Silahkan dengarkan Glest Radio 774 AM Streaming Di Sini...::...Iklankan Produk dan Usaha Anda di www.glestradio.com atau di Glest Radio 774 AM ...::...Anda Sedang Mendengarkan Glest Radio Streaming, yang dipancarluaskan dari Graha Glest - Tangerang - Banten....::...GLEST GO Green...:::...Mau Pasang iklan Di Glest Radio atau situs glestradio.com silahkan Klik Di Sini

    Warga Tangsel Desak Pemkab Tangerang Serahkan Aset


    Pamulang , GlestRadio.com – Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berharap Pemeritahan Kabupaten Pemkab) Tangerang tak mengulur waktu menyerahkan sejumlah aset yang kini harus ditangani Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel). Pasalnya, sejumlah titik lokasi asset yang dikelola Kab. Tangerang tak bisa maksimal dikelola serta ditata dengan baik.

    “Kondisi makin semrawut dan kumuh, Jika tak ditata dan ditangani serius Pemkot Tangsel khususnya pentaan kawasan pasar tradisional siapa tahu lebih baik,” keluh Ny. Harto, warga Ciputat, Selasa (23/4).

    Menurut dia, informasi adanya sejumlah aset yang diserahkan ke Pemkot Tangsel dari Kab. Tangerang mencapai sekitar Rp 9.227.389.309,- berupa tanah, peralatan, mesin, bangunan, gedung, jembatan dan jalan yang dibagi dalam dua tahap disampaikan dalam rapat Paripurna DPRD Kab. Tangerang, Senin (22/4).

    Namun sangat disayangkan jika penyerahan aset yang harus dilakukan sesuai dengan undang-undang No 51/2008 tentang pembentukan Kota Tangsel yang dilakukan dalam kurun waktu lima tahun yaitu bulan November 2013 tak dilakukan secara keseluruhan. Sehingga masih ada kesulitan dalam penataan dan penangganan yang serius oleh Pemkot Tangsel khususnya pasar tradisional.

    BELUM BISA DITANGANI

    Menanggapi permintaan warga Tangsel itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi DIany didampingi Kabag Humas Dedi Rafidi, mengatakan hendaknya sabar saja menunggu hingga batas waktu yang ditentukan undang-undang pemekaran wilayah atau kota. “Yang jelas nanti bulan November 2013 secara otomatis semua aset sudah masuk ke Kota Tangsel,” tuturnya.

    Pemkot Tangsel hanya tak ingin buru-buru menarik aset dari Kab. Tangerang ke Pemkot Tangsel ini dilakukan agar tetap terjalin komunikasi yang baik antara wialyah baik dengan Kab. Tangerang selaku induk pemerintahan, Kota Depok dan DKI Jakarta.

    Menurut dia, yang jelas hanya beberapa persoalan saja yang belum selesai diserahkan termasuk pasar dan PDAM yang ada di Serpong serta beberapa lahan yang dalam tahap serah terima. “Belum diserahkan aset tersebut membuat pihaknya belum bias menanggani atau ditangani secara maksimal terhadap penataan, penertiban dan perbaikan di sekitar pasar tradisional yang ada,” ujarnya. (anton)

    Sumber : Pos Kota

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Feng Shui

    Otomotif

    Promo